Inspirasi
Kisah sukses Lucy Dewani, Agen Asuransi Pemimpin MDRT Indonesia

Kisah sukses Lucy Dewani, Agen Asuransi Pemimpin MDRT Indonesia
Menjadi orang yang sukses tentu adalah impian semua orang. Kesuksesan tentu dapat diraih dengan ketekunan, kerja keras, dan keberanian untuk menghadapi risiko-risiko yang akan dihadapi nantinya.

Menjadi orang yang sukses tentu adalah impian semua orang. Kesuksesan tentu dapat diraih dengan ketekunan, kerja keras, dan keberanian untuk menghadapi risiko-risiko yang akan dihadapi nantinya. Tetapi sayang tidak semua orang berani untuk mengambil risiko dalam suatu usaha atau bisnis. Mereka terkaku takut untuk memulai dan akhirnya mereka tidak pernah berusaha. Jika anda mengalami ketakutan akan risiko yang akan terjadi dalam mendirikan suatu bisnis atau usaha anda bisa mencari cara lain atau memikirkan cara untuk mengatasi risiko tersebut, misalnya dengan mendaftarkan diri untuk mengikuti program asuransi.
Salah satu orang sukses yang mengikuti bisnis asuransi adalah Lucy Dewani, yang saat ini memimpin MDRT Indonesia. MDRT adalah perkumpulan para orang-orang profesional asuransi di seluruh dunia yang berdiri tahun 1927 di Amerika Serikat. Lucy Dewani adalah seorang ibu dari sepasang dua anak kembar. Lucy memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan lamanya untuk mulai bergabung dengan perusahaan asuransi. keputusan yang diambil oleh Lucy sangat tepat, karena berkat kerja kerasnya dia  berhasil menjalankan bisnis asuransinya hingga saat ini dengan berbekal kepercayaan diri yang menjadi salah satu kunci menuju sukses dalam suatu bisnis yang dijalani.
Lucy terjun memulai bisnisnya di bidang asuransi pada pertengahan tahun 2000. Yang menyebabkan Lucy memilih bisnis asuransi ini adalah waktu kerja yang fleksibel dan salah satu keunggulannya adalah financial freedom. Dia lebih suka mengembangkan bisnisnya sendiri dan memilih menghabiskan waktu dengan anak-anaknya, tetapi memiliki passive income, bisa berjalan-jalan ke luar negeri karena Lucy memiliki hobi traveling. Sebelumnya Lucy bekerja di telstra salah satu perusahaan di Australia. Dia juga pernah bekerja di membership clup, lalu pindah ke procon, dan perusahaan properti.
Lucy mengaku kerap mengalami penolakan dari orang-orang. Namun, dia mempunyai visi yang kuat dan akhirnya dapat melalui semua tantangan itu dalam bekerja dan membuat mental menjadi kuat hingga seperti saat ini. Lucy menganggap bahwa bisnis asuransi untuk kedepannya mempunyai prospek yang sangat bagus, karena market di Indonesia 200 juta penduduk, akan tetapi baru 2 % yang memiliki polis asuransi. semakin banyaknya program yang ditawarkan dan premi juga semakin tidak terlalu mahal, sehingga dapat mencakup ekonomi mikro.
Itulah pengalaman Lucy Dewani yang sudah mencapai kesuksesannya karena bekal kepercayaan yang ditanamkan pada dirinya. Kepercayaan sangatlah penting dalam memulai suatu bisnis. Jadi jangan ragu-ragu dalam memulai suatu bisnis.









Inspirasi Lainnya
Kisah Sukses Bob Sadino: Jadi Orang Kaya Tak Harus Dari Keturunan Ningrat
Kisah Sukses Bob Sadino: Jadi Orang Kaya Tak Harus Dari Keturunan Ningrat
Senin, 05 Oktober 2015 08:52 WIB
Banyak sekali pengusaha-pengusaha yang terkenal di Indonesia yang memulai usahanya dari nol. Usaha-usaha yang mereka dirikan kemudian maju pesat hingga mampu mengurangi pengangguran dengan mempekerjakan para pengangguran.
Inspirasi dari CEO Googgle
Inspirasi dari CEO Googgle
Minggu, 20 September 2015 16:50 WIB
Nama Sundar Pichai kini mulai banyak dikenal orang ketika menjabat pimpinan tertinggi raksasa perusahaan Google. Pichai terlahir di Tamil Nadu, India pada tahun 1972. Pichai dikenal oleh karyawan Google sebagai seseorang yang selalu berhasil merealisasikan rencana menjadi kenyataan. Beberapa proyek dia yang sukses yakni browser Chrome dan Android
3 Cara Dahsyat untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kinerja SDM
3 Cara Dahsyat untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kinerja SDM
Minggu, 20 September 2015 17:41 WIB
Saat ditanya peninggalan apa yang paling layak dikenang oleh dirinya, mendiang Steve Jobs (CEO yang dianggap paling inovatif dalam abad ini) berpikir sejenak. Apakah logo Apple yang legendaris itu? Apakah produk Macbook Air yang begitu memukau? Atau iPad dan iPhone yang merevolusi industri digital dunia?