Seputar Asuransi
7 Tujuan dan Prinsip Asuransi yang Wajib Anda Ketahui

7 Tujuan dan Prinsip Asuransi yang Wajib Anda Ketahui
Asuransi memiliki prinsip dan tujuan yang jelas dan tentu saja harus diketahui oleh semura pihak. Berikut ini adalah tujuan dan prinsip asuransi yang wajib Anda ketahui.

Asuransi mempunyai banyak pengertian, hal ini didasarkan pada banyaknya tokoh-tokoh yang mendefinisikan asuransi. Pengertian asuransi menurut Robert I. Mehr adalah suatu alat yang bertujuan mengurangi risiko dengan menggabungkan sejumlah unit-unit yang beresiko agar kerugian individu secara bersama-sama diprediksi. Kerugian yang diprediksi iu kemudian dibagi dan didistribusikan secara adil dan merata diantara semua unit-unit dalam gabungan tersebut. Tokoh-tokoh lain yang mengartikan asuransi antara lain, Mark R. Greene, Commack, C Arthur Williams JR, dan masih banyak lagi. Pada kesimpulannya asuransi adalah suatu alat untung mengurangi risiko yang melekat pada perekonomian, dengan cara membuat suatu perjanjian yang sudah saling disepakati oleh kedua belah pihak dengan tanda tertanggung atau nasabah rela membayarkan uang kepada pihak penanggung yang disebut premi. Uang premi inilah yang nantinya akan membantu tertanggung alam mengurangi risiko.
Tujuan dari asuransi yang pertama adalah mengalihkan risiko. Hal ini bisa terjadi karena mungkin tertanggung merasa terancam bahaya, baik diri maupun harta kekayaannya. Karena itulah tertanggung mencari-cari cara untuk mengatasi kerugian yang bisa terjadi suatu saat tersebut dengan mengasuransikan semua hartanya sekaligus dirinya. Pengalihan risiko ini tidak berarti penanggung menghilangkan sepenuhnya kemungkinan misfortune, tetapi disinilah upaya dari pihak penanggung terlihat dengan menyediakan fasilitas pengaman keuangan atau financial security serta ketenangan bagi tertanggung atau nasabah. Usaha dari penanggung berasal dari pembayaran premi. Karena itulah tertanggung diwajibkan untuk membayar premi sebagai imbalan dalam jumlah yang relatif kecil jika dibandingkan dengan potensi kerugian yang dialami oleh tertanggung.
Prinsip yang wajib dilengkapi oleh suatu perusahaan yang bergerak di bisnis asuransi adalah :

  1. Insurable Interest adalah Hak bagi tertanggung untuk mengasuransikan.
  2. Indemnity adalah saat di mana pihak penanggung bertugas untuk menyediakan fasilitas kepada pihak tertanggung untuk mengembalikan semua harta yang dimiliki seperti sebelum terjadi kerugian.
  3. Utmost Good Faith adalah tindakan yang harus dilakukan untuk mengungkapkan secara akurat dan lengkap tentang semua fakta dari material atau harta yang akan diasuransikan.
  4. Proximate Cause adalah penyebab dari suatu kejadian yang menimbulkan akibat adanya intervensi yang mulai dan secara aktif dari sumber yang baru dan independen.
  5. Contibution adalah hak dari penanggung untuk mengajak penanggung lain untuk ikut memberikan indemnity.
  6. Subrogation ialah pengalihan hak untuk dari tertanggung pada penanggung setelah klaim dibayar.









Seputar Asuransi Lainnya
Tips-tips Menciptakan Peluang Bisnis yang Menguntungkan
Tips-tips Menciptakan Peluang Bisnis yang Menguntungkan
Selasa, 06 Oktober 2015 08:44 WIB
Untuk memulai suatu usaha, kita perlu mengenali peluang–peluang yang ada disekitar kita agar menjadi ruang menuju kesuksesan. Banyak sekali contoh bisnis yang memulainya tahun lalu dan masih bertahan hingga saat ini. Pastinya tidak mudah untuk menciptakan bisnis sukses seperti ini.
Inilah 8 Objek yang Dapat Diasuransikan
Inilah 8 Objek yang Dapat Diasuransikan
Kamis, 01 Oktober 2015 21:21 WIB
Memilih untuk mengasuransikan suatu objek adalah langkah yang tepat. Misalnya ketika anda mengasuransikan harta, hal ini dapat menguntungkan bagi anda di masa mendatang ketika anda sedang mengalami kerugian atau kebangkrutan.
5 Cara Menabung Ala Orang Kaya yang Bisa Ditiru
5 Cara Menabung Ala Orang Kaya yang Bisa Ditiru
Rabu, 26 Agustus 2015 12:24 WIB
Hampir setiap orang senang memiliki banyak harta. Menjadi kaya memang telah lama menjadi tujuan karir atau bisnis banyak orang di dunia.