Seputar Asuransi
Inilah 8 Objek yang Dapat Diasuransikan

Inilah 8 Objek yang Dapat Diasuransikan
Memilih untuk mengasuransikan suatu objek adalah langkah yang tepat. Misalnya ketika anda mengasuransikan harta, hal ini dapat menguntungkan bagi anda di masa mendatang ketika anda sedang mengalami kerugian atau kebangkrutan.

Memilih untuk mengasuransikan suatu objek adalah langkah yang tepat. Misalnya ketika anda mengasuransikan harta, hal ini dapat menguntungkan bagi anda di masa mendatang ketika anda sedang mengalami kerugian atau kebangkrutan. Terjadinya suatu kerugian atau kesalahan adalah hal yang tidak bisa untuk diduga-duga sebelumnya. Risiko dari faktor kerugian adalah hal yang sering terjadi dan sering dialami oleh siapapun.
Ada beberapa jenis risiko yang bisa diasuransikan, dan tentunya sudah memenuhi karakteristik di bawah ini :

  1. Yang pertama ialah risiko dari kerugian yang terjadi karena unsur ketidak sengajaan, contohnya mengalami suatu kecelakaan, menjadi korban bencana alam, divonis menderita suatu penyakit yang sudah kritis tahap akhir.
  2. Yang kedua adalah risiko kerugian yang mempunyai sifat meyakinkan. Misalnya seseorang yang mengalami kecelakaan kerja dan membuatnya menjadi cacat sehingga tidak dapat bekerja lagi. Atau mesin kerja yang disudah diasuransikan sudah tidak berfungsi karena mengalami kerusakan parah.
  3. Yang ketiga adalah kerugian dengan sifat yang pasti. Suatu misal, mengalami sakit yang parah, meninggal, karena faktor usia yang sudah tua, cacat. Bagi perusahaan lain misalnya mengalami kehancuran gedung karena rapuh atau bencana alam, hancurnya pesawat karena menabrak gunung, atau kapal laut yang meledak di tengah laut.
  4. Yang keempat adalah semua objek yang akan diasuransikan dapat di konversikan atau dinilai dengan uang.
  5. Yang kelima ialah, semua kecelakaan atau kerugian yang dialami harus bersifat alami atau tidak dibuat-buat. Misalnya kecelakaan yang terjadi tidak direncanakan sebelumnya.
  6. Yang keenam adalah. Premi atau uang yang di wajib oleh pihak  perusahaan untuk dibayar pihak nasabah tidak terlalu tinggi. Karena hal ini akan membuat nasabah merasa terbebani. Jadi perusahaan harus menetapkan premi yang cukur wajar.
  7. Yang ketujuh adalah, semua kejadian yang dialami oleh pihak tertanggung atau nasabah tidak boleh melanggar kepentingan umum.
  8. Nasabah atau pihak dari tertanggung yang berencana hendak mengajukan program asuransi harus mempunyai alasan khusus untuk dapat membuat objeknya bisa diasuransikan.
Beberapa hal di atas adalah reiiko asuransi yang perlu dimengerti sebelum merencanakan hendak mengajukan program asuransi yang tidak sembarangan.









Seputar Asuransi Lainnya
Inspirasi dari CEO Googgle
Inspirasi dari CEO Googgle
Minggu, 20 September 2015 16:50 WIB
Nama Sundar Pichai kini mulai banyak dikenal orang ketika menjabat pimpinan tertinggi raksasa perusahaan Google. Pichai terlahir di Tamil Nadu, India pada tahun 1972. Pichai dikenal oleh karyawan Google sebagai seseorang yang selalu berhasil merealisasikan rencana menjadi kenyataan. Beberapa proyek dia yang sukses yakni browser Chrome dan Android
Kisah Sukses Nadiya Tun Paksi
Kisah Sukses Nadiya Tun Paksi
Jum'at, 09 Oktober 2015 13:26 WIB
Memang tidak banyak orang yang mengenali sosok Nadiya Amaliya Tun Paksi ini. Dia mengawali karier di dunia asuransi dalam keadaan yang serba sangat sulit pada waktu itu.
Seberapa Penting Asuransi Kesehatan untuk Kita?
Seberapa Penting Asuransi Kesehatan untuk Kita?
Rabu, 30 September 2015 11:55 WIB
Bagi anda yang sudah menggunakan asuransi pasti sudah mengetahui apa itu asuransi kesehatan. Akan tetapi bagi yang belum mengetahui asuransi kesehatan pasti akan bertanya-tanya apa pentingnya asuransi kesehatan ini.